Berita Terpercaya Tajam Terkini

Perkuat Ekonomi Sumatera!: Perintah Pertama Presiden Jokowi (1)

2

Saya tidak suka ekonomi, walau hidup saya susah. Namun, saya pernah dididik oleh ekonom-ekonom terbaik di negeri ini. Sebut saja Faisal Basri, Arif Arryman, Nawir Messy, Hadi Soesastro, Tubagus Ferydanu Setyawan, Pande Radja Silalahi. Bahkan, saya sempat berkantor di Sekretariat Negara RI, yakni menjadi Asisten dari Tim Asisten Ekonomi Presiden Abdurrahman Wahid. Saya mengenal baik semua ekonom terbaik, termasuk Marie Pangestu, Sri Mulyani Indrawati, Mohammad Ikhsan, dan Iman Sugema.

Di dalam kancah politik, saya mengenal para pengusaha nasional yang memilih menjadi politisi, sebut saja Muhammad Jusuf Kalla, Aburizal Bakrie, dan para tokoh pengusaha dari angkatan 66. Bukan saja kenal, tetapi saya sering berdebat dengan mereka. Pernah, beberapa tahun, saya selalu mengisi acara outlook akhir tahun di sejumlah bank pemerintah, pun proyeksi awal tahun.

Setahu saya, para pengusaha terjun ke dunia politik guna menghindari politik biaya tinggi.

“Lu kan tahu, uang gue lebih banyak habis untuk kegiatan kongkow dengan politisi,” begitu ‘curhat’ seorang pengusaha nasional, ketika menyatakan ketidak-pahaman mereka dengan pengusaha-pengusaha nasional muda baru yang masuk dalam jajaran orang-orang terkaya, tetapi paling ‘takut’ memberi sumbangan kepada politisi.

Tentu, jenis politisi yang mereka sumbang adalah kelompok yang dikenal memiliki watak aktivisme yang kuat, garis ideologi yang tebal, petarung yang membelah diri kepada kelompok liberal dan libertarian melawan kelompok sosialis yang sering berlindung dengan adagium nasionalisme, pun nasionalisasi. Kelompok politisi yang kini hampir tak terlihat lagi, berhubung segala sesuatu yang ada di benak politisi sudah ‘ditakar’ sebagai buzzer kelompok tertentu. Atau, mereka ikut dihumbalang oleh perangkat super canggih dengan bungkus manusia setengah dewa, padahal cuma bagian dari merkantilisme, yakni komisi pemberantasan korupsi.

Bisa jadi, saya belajar secara otodidak terkait ekonomi dari buku “Sang Gerilya” atau lebih dikenal sebagai Gerilya Politik dan Ekonomi Ibrahim Gelar Tan Malaka. Di luar itu, saya belajar dari dan kepada buku Andrinof A Chaniago: Gagalnya Pembangunan. Dengan buku Andrinof, saya menjangkau buku-buku Peter L Berger, Johan Galtung, sampai tentu saja Max Weber dan Karl Marx.

Nah, bayangkan betapa saya menjadi amat sangat kesulitan, ketika mengikuti penjelasan-penjelasan dari seorang Airlangga Hartarto. Detil, teknis, dan ekonometri. Sejak awal saya sudah tahu, betapa orang ini akan sangat sulit sekali dihadapi oleh orang yang ilmunya serba makro seperti saya. Betapa tidak, jangankan harga minyak bumi, seorang Airlangga tahu betul berapa harga kertas koran dan buku yang saya cetak. Sebab Airlangga adalah generasi ketiga di keluarganya yang terbiasa dengan koran dan buku. Bersama Bambang Soesatyo, Airlangga bersitungkin menghidupkan koran Suara Karya yang high cost itu. Tetapi siapa sangka, Suara Karya-lah yang menjadi medium pertempuran nalar dari sosok-sosok yang kemudian menjadi tokoh-tokoh Partai Golkar, termasuk Ade Komaruddin. Jika Pos Kota punya tulisan epik dari Harmoko, maka Suara Karya berisi tulisan terbaru dari Haryono Suryono, sosok yang lebih dikenal sebagai “Dua Anak Cukup” atau Kepala BKKBN yang tak tergantikan.

Namun, ketika suatu hari sebelum setahun usia pemerintahan Jokowi Widodo–Maruf Amin, Airlangga menceritakan kepada saya di rumah pribadinya bahwa perintah pertama Presiden Joko Widodo adalah kuatkan (lagi) ekonomi Sumatera, saya sadar bahwa tidak berhadapan dengan seorang pendiri dari perusahaan emiten di Indonesia. Jokowi, saking khawatirnya dengan ekonomi Sumatera, pernah berkali-kali berkunjung dan bermalam di Sumatera Barat. Tukang kayu yang pernah menaklukkan puncak gunung tertinggi di Sumatera itu, Gunung Kerinci, memang “menghilang” di hutan Aceh, sebagai pertaruhan seorang insinyur kehutanan.

Tentu kekalahan telak yang dialami pasangan Jokowi–Maruf Amin juga menjadi salah satu pemicu. Kekalahan itu didapatkan, ketika ekonomi Sumatera sedang sakit, gelar tikar pemilihan presiden dan wakil presiden dihamparkan. Jambi, misalnya, pernah mencapai tingkat pertumbuhan ekonomi sebesar 14%.

Akibat sembelitnya kondisi ekonomi Sumatera, para pedagang asal Sumatera merajalela, terutama mereka yang terjun ke ranah politik. Ekonomi rantau mengambil kendali. Bertumbukanlah Kaum Kelelawar versus Kaum Katak di media sosial, pun dalam aksi demonstrasi berhari-hari, kata ‘kadrun’ – dan bukan Qorun – menjadi top of mind. Bukan, bukan emak, etek, atau adik perempuan saya yang memproduksi, tetapi mereka mengiyakan saja apa yang dipercakapkan dalam media sosial mereka, sambil meringis dengan kondisi ekonomi yang lumpuh.

Saya–Partai Golkar –dan kakak kandung saya–Partai Keadilan Sejahtera– “memanfaatkan” kondisi itu dengan mengeluarkan maklumat masing-masing: “Jika ingin dapat kiriman baju lebaran lebih hangat, ya, pilih Partai Golkar atau PKS.” Dan kami berdebat di grup keluarga kami, dengan ponakan-ponakan sebagai tukang sorak.

Nah, kembali kepada judul, benarkah ekonomi Sumatera sekarang sangat kuat?

Yang saya tahu, Presiden Joko Widodo makin jarang menampakkan diri di Sumatera, apatah lagi sampai dua-tiga hari berada di Bukittinggi.

Saya kudu baca data dulu. Nanti saya selesaikan tulisan ini… Biasa, saya gantung dulu….

22.02.2022 pukul 02.22

 

2 Comments
  1. Eric Jones says

    My name’s Eric and I just came across your website – cakrawarta.com – in the search results.

    Here’s what that means to me…

    Your SEO’s working.

    You’re getting eyeballs – mine at least.

    Your content’s pretty good, wouldn’t change a thing.

    BUT…

    Eyeballs don’t pay the bills.

    CUSTOMERS do.

    And studies show that 7 out of 10 visitors to a site like cakrawarta.com will drop by, take a gander, and then head for the hills without doing anything else.

    It’s like they never were even there.

    You can fix this.

    You can make it super-simple for them to raise their hand, say, “okay, let’s talk” without requiring them to even pull their cell phone from their pocket… thanks to Talk With Web Visitor.

    Talk With Web Visitor is a software widget that sits on your site, ready and waiting to capture any visitor’s Name, Email address and Phone Number. It lets you know immediately – so you can talk to that lead immediately… without delay… BEFORE they head for those hills.

    CLICK HERE https://jumboleadmagnet.com to try out a Live Demo with Talk With Web Visitor now to see exactly how it works.

    Now it’s also true that when reaching out to hot leads, you MUST act fast – the difference between contacting someone within 5 minutes versus 30 minutes later is huge – like 100 times better!

    That’s what makes our new SMS Text With Lead feature so powerful… you’ve got their phone number, so now you can start a text message (SMS) conversation with them… so even if they don’t take you up on your offer right away, you continue to text them new offers, new content, and new reasons to do business with you.

    This could change everything for you and your business.

    CLICK HERE https://jumboleadmagnet.com to learn more about everything Talk With Web Visitor can do and start turing eyeballs into money.

    Eric
    PS: Talk With Web Visitor offers a FREE 14 days trial – you could be converting up to 100x more leads immediately!
    It even includes International Long Distance Calling.
    Paying customers are out there waiting.
    Starting connecting today by CLICKING HERE https://jumboleadmagnet.com to try Talk With Web Visitor now.

    If you’d like to unsubscribe click here http://jumboleadmagnet.com/unsubscribe.aspx?d=cakrawarta.com

  2. Eric Jones says

    Hey, my name’s Eric and for just a second, imagine this…

    – Someone does a search and winds up at cakrawarta.com.

    – They hang out for a minute to check it out. “I’m interested… but… maybe…”

    – And then they hit the back button and check out the other search results instead.

    – Bottom line – you got an eyeball, but nothing else to show for it.

    – There they go.

    This isn’t really your fault – it happens a LOT – studies show 7 out of 10 visitors to any site disappear without leaving a trace.

    But you CAN fix that.

    Talk With Web Visitor is a software widget that’s works on your site, ready to capture any visitor’s Name, Email address and Phone Number. It lets you know right then and there – enabling you to call that lead while they’re literally looking over your site.

    CLICK HERE https://jumboleadmagnet.com to try out a Live Demo with Talk With Web Visitor now to see exactly how it works.

    Time is money when it comes to connecting with leads – the difference between contacting someone within 5 minutes versus 30 minutes later can be huge – like 100 times better!

    Plus, now that you have their phone number, with our new SMS Text With Lead feature you can automatically start a text (SMS) conversation… so even if you don’t close a deal then, you can follow up with text messages for new offers, content links, even just “how you doing?” notes to build a relationship.

    Strong stuff.

    CLICK HERE https://jumboleadmagnet.com to discover what Talk With Web Visitor can do for your business.

    You could be converting up to 100X more leads today!

    Eric
    PS: Talk With Web Visitor offers a FREE 14 days trial – and it even includes International Long Distance Calling.
    You have customers waiting to talk with you right now… don’t keep them waiting.
    CLICK HERE https://jumboleadmagnet.com to try Talk With Web Visitor now.

    If you’d like to unsubscribe click here http://jumboleadmagnet.com/unsubscribe.aspx?d=cakrawarta.com

Leave A Reply

Your email address will not be published.