Berita Terpercaya Tajam Terkini

Pentingnya Jaga Imunitas Tubuh Dengan TOGA

0
Tanaman Obat Keluarga (TOGA) bermanfaat sebagai peningkat imun tubuh dan lebih murah biayanya
Ilustrasi tanaman obat keluarga (toga). (foto: istimewa)

 

 

SURABAYA – Meningkatkan daya tahan tubuh atau menjaga stamina agar tetap baik adalah hal yang penting dimana hal tersebut dapat dilakukan secara mandiri di rumah. Salah satu caranya adalah dengan konsumsi jamu atau tanaman herbal. Jamu merupakan kategori obat tradisional yang memiliki data empiris, yakni yang dilandasi dengan bukti akan manfaat yang berdasar dari pengalaman masyarakat yang telah mengonsumsi jamu secara turun-temurun.

Hal tersebut disampaikan pakar pengobatan herbal Maya Septriana, SSi., Apt., M.Si, pada media ini, Rabu (14/9/2022).

“Pengobatan tradisional lebih terkenal pada sifat warisan turun-temurun namun sekarang sudah berkembang pada pembuktian ilmiah,” ujar Maya. Maya menerangkan beberapa contoh herbal yang mudah ditemukan. Di antaranya seperti kunyit, temulawak, jahe, serai, kelor, kencur dan sambiloto.

Tanaman herbal yang Maya sebutkan memiliki kandungan zat aktif yang bermanfaat seperti, kurkuminoid dan ukanon jenis A, B, C dan D pada kunyit (Curcuma domestica) yang dapat bantu meningkatkan daya tahan tubuh, fenandrean, fumerol, kurkumindan desmetoksikurkumin pada temulawak (Curcuma Xanthorriza).

“Kandungan dalam tanaman herbal itu berkhasiat sebagai antioksidan dan imunostimulan, jahe (Zingiber officinale) mengandung gingerol, oleoresin dan shogaol memiliki efek imunomodulator. Tidak hanya itu, ada juga yang bersifat sebagai antiviral seperti serai (Cymbopogon Nardus) dan cengkeh (Syzygium Aromaticum),” papar Maya detail.

Maya menyebutkan tanaman tersebut sangat mudah didapatkan atau kerap disebut sebagai tanaman obat keluarga (Toga). Mengingat manfaatnya yang luar biasa bagi tubuh dan mudah untuk diolah sendiri, Maya menyarankan agar masyarakat dapat menanam tanaman-tanaman berikut sehingga lebih bisa menghemat pengeluaran rumah tangga, lebih-lebih di tengah situasi ekonomi yang tak menentu seperti sekarang ini.

“Kita bisa menanam sendiri di pekarangan atau teras rumah dengan sistem tani kota. Nanti bisa kita manfaatkan, seperti membuat rebusan dari tanaman tersebut untuk dijadikan jamu,” sarannya.

Maya menyebutkan masyarakat sebenarnya sudah familiar dengan jamu tradisional seperti kunyit asam, beras kencur dan wedang-wedangan seperti wedang uwuh, wedang pokak, dan sebagainya. Jamu tradisional itu dapat dijadikan jamu untuk pendukung ketahanan tubuh karena mengandung beberapa herbal yang memiliki zat aktif untuk memperkuat stamina.

Masyarakat juga bisa mengolah tanaman herbal seperti yang disebutkan di atas menjadi infusa atau dekokta, yaitu proses perebusan dengan teknik khusus.

“Panci dalam pembuatannya juga perlu diperhatikan, seperti panci yang digunakan sebaiknya berbahan gerabah atau panci stainless steel dan bukan aluminium,” tukasnya.

Maya juga mengingatkan masyarakat bahwa meskipun herbal termasuk dalam bahan alami namun bukan berarti tidak memiliki kontraindikasi.

“Karena itu, dalam mengkonsumsi herbal kita tetap perlu memperhatikan dosis penggunaan dan aturan pakainya,” tandas Maya mengakhiri keterangannya.

(bus/pkip/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.