Berita Terpercaya Tajam Terkini

Pemerintah Indonesia Larang Ekspor Batu Bara, YLKI: Kami Dukung!

0
Larangan Ekspor Baru Bara Indonesia
ilustrasi. (foto: voi)

 

 

JAKARTA – Rencana kebijakan pemerintahan Joko Widodo melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM) yang melarang ekspor batu bara selama batas waktu sebulan ke depan disambut positif oleh publik. Suara dukungan itu muncul dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI).

“Dalam rangka menjaga pasokan batu bara untuk pembangkit listrik kita maka kebijakan larangan ekspor batu bara walau cuman sebulan dari Kementerian ESDM adalah hal yang patut di-support,” ujar Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi, Minggu (2/1/2022).

Namun, menurut Tulus, waktu pelarangan seharusnya tidak hanya sebulan. YLKI berharap pemerintah melakukan revisi terkait kebijakan ekspor batu bara.

“Kebijakan ekspor batu bara memang harus diresisi. Perlu ada prioritas untuk keperluan Domestic Market Obligation atau DMO. Jadi bukan demi keperluan ekspor,” tegas Tulus.

YLKI mengingatkan pemerintahan Joko Widodo bahwa Indonesia tercatat sebagai eksportir batu bara terbesar di dunia padahal ironisnya cadangan batu bara di perut bumi Indonesia hanya 2% saja dari total cadangan dunia.

“Aneh bin ajaib ketika pembangkit listrik dalam negeri dibiarkan megap-megap untuk mendapatkan pasokan batu bara. Apalagi ada wacana untuk merevisi 25% DMO yang menurut kami tidak masuk akal. Maka soal wacana tersebut harus kita tolak. Namun khusus larangan ekspor batu bara kita dukung,” pungkas Tulus.

(bm/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.