Berita Terpercaya Tajam Terkini

Pastikan Penerima Sesuai, Dandim 0726/Sukoharjo Tinjau Penyaluran BLT Minyak Goreng

0
Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan (berkacamata hitam) berbincang dengan salah seorang warga penerima BLT minyak goreng saat meninjau langsung penyalurannya di jajaran Koramil Sukoharjo yang tersebar di 12 kecamatan, Jumat (20/5/2022). (foto: kemplu)

 

SUKOHARJO – Jumat (20/5/2022) Dandim 0726/Sukoharjo Letkol Inf Agus Adhy Darmawan meninjau langsung penyaluran BLT Minyak Goreng di Jajaran Koramil Sukoharjo yang tersebar di 12 Kecamatan. Dalam kesemapatan tersebut, Agus Adhy menyambangi Koramil 03 Bulu dan Koramil 04 Tawagsari.

BLT Minyak Goreng ini disalurkan kepada para pemilik warung dan PKL di masing-masing wilayah yang tersebar di 12 Koramil. Masing-masing menyalurkan kepada 1000 penerima BLT yang telah terdata oleh Babinsa masing-masing wilayah yang telah memenuhi syarat dan kriteria yang telah ditentukan.

Di Makorami 04 Tawangsari, Agus Adhy menyempatkan diri melaksanakan monitoring tahapan proses penyaluran BLT Minyak Goreng tersebut kepada warga masyarakat.

“BLT minyak goreng senilai Rp 300 ribu ini merupakan program dari pemerintah yang disalurkan langsung oleh TNI jajarannya demi meringankan beban masyarakat saat pandemi Covid-19, utamanya kepada PKL dan pemilik warung,” ujar Agus Adhy.

Secara teknis bahwa kegiatan penyaluran BLT minyak goreng kepada PKL dan pemilik warung ini dilaksanakan secara bertahap dengan pembagian waktu sekitar 5 hari demi menghindari kerumunan saat penyalurannya.

Di halaman Makoramil 04 Tawangsari misalnya terlihat ratusan masyarakat Kecamatan Brondong telah berbondong-bondong memadati lokasi. Mereka tampak berantusias untuk menerima BLT minyak goreng dari Pemerintah Pusat yang diketahui sudah berjalan selama 2 hari ini.

“BLT Minyak Goreng ini kita salurkan secara bertahap dan sudah berlangsung selama 2 hari ini dan sisanya akan dilanjutkan di hari-hari berikutnya secara bertahap dengan target masing-masing Koramil menyalurkan BLT kepada 1000 PKL dan pemilik warung di wilayah,” tukas Agus Adhy.

Sementara itu, menurut Danramil 04 Tawangsari Kapten Inf Ismail, warga yang menerima bantuan BLT ini tidak dapat diwakilkan dan wajib membawa identitas Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

“Diharapkan adanya bantuan ini oleh warga penerima agar dimanfaatkan sebagaimana mestinya yaitu untuk pemulihan usaha dan tambahan modal sehingga mampu memulihkan ekonomi warga di tengah pandemi Covid-19 yang belum berakhir,” kata Ismail.

(kemplu/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.