Berita Terpercaya Tajam Terkini

Mudik Tubuh Tetap Fit? Begini Tipsnya

0
ilustrasi. (foto: istimewa)

 

SURABAYA – Mudik sebagai tradisi tahunan masyarakat Indonesia di momen lebaran tengah berlangsung. Tentu saja, perjalanan jauh tak jarang membuat kebugaran tubuh seseorang yang tengah mudik menurun. Hal tersebut dikarenakan beberapa faktor, mulai pergerakan yang terbatas hingga posisi duduk yang terlalu lama.

Dokter spesialis kebugaran dan rehabilitasi fisik, dr. Nur Sulastri, SpKFR mengatakan bahwa posisi tubuh yang relatif sedikit bergerak menyebabkan nyeri sendi dan otot. Bahkan parahnya dapat menyebabkan bengkak pada kaki karena aliran darah yang menumpuk. Jadi, ia menyarankan pada pemudik untuk mengadakan gerakan olahraga ringan selama perjalanan.

“Kita bisa melakukan peregangan otot perut, punggung bawah, leher dan bahu, dapat dilakukan tiap 30 menit. Pergelangan kaki rutin digerakkan. Baik itu gerakan memutar, maupun gerakan kaki naik turun pada pergelangan kaki untuk mengurangi bengkak,” ujar dokter Nur, Jumat (29/4/2022).

Dokter Nur menganjurkan untuk memperbanyak istirahat sebelum perjalanan tubuh tetap prima. Hal itu dapat dilakukan dengan memanfaatkan lokasi rest area untuk beristirahat dan sesekali melakukan latihan otot punggung dan core muscles yaitu sebuah latihan otot untuk nyeri punggung bagian bawah.

“Hindari mengemudi saat mengantuk dan kalau perlu, bisa disiapkan membawa ice pack untuk kompres, bila sewaktu-waktu timbul nyeri otot atau sendi saat perjalanan,” imbuh dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga tersebut.

Kondisi puasa, menurut Dokter Nur, tak jarang menjadi salah satu faktor menurunnya kebugaran tubuh seseorang, utamanya saat mudik. Penyebabnya, saat duduk selama perjalanan, kita tetap membutuhkan energi yang cukup.

“Apabila saat perjalanan kita melewati waktu sahur dan berbuka, maka saat sahur sebaiknya dilakukan seakhir mungkin. Yaitu, mendekati waktu subuh, dan jangan melewatkan makan sahur. Kemudian, segeralah berbuka saat tiba waktu berbuka jangan ditunda-tunda,” tegasnya

Dokter Nur juga menjelaskan bahwa penting untuk memperhatikan jumlah cairan yang diminum. Minimal total 1,5 Liter sehari untuk mencegah dehidrasi. Selain itu penting mengonsumsi makanan yang tinggi tinggi protein dan karbohidrat kompleks. Misalnya, roti gandum dengan selai kacang.

“Boleh konsumsi vitamin yang mengandung vitamin C dan zinc untuk meningkatkan daya tahan tubuh,” papar dokter berhijab tersebut.

Ada beberapa aktivitas yang perlu dihindari saat mudik perjalanan jauh. Salah satunya adalah posisi duduk yang tidak tepat.

“Sehingga perlu diperhatikan tempat duduk di kendaraan apakah sudah cukup menyokong tulang punggung bawah maupun leher. Jika diperlukan bisa menggunakan back support untuk kursi dan bantal leher. Agar, posisi leher kita tetap dalam posisi yang optimal,” kata dokter Nur.

Selain posisi duduk, posisi kaki menggantung perlu dihindari karena dapat menyebabkan bengkak di kaki. Berikutnya, posisi tubuh saat mengangkat koper dan tas yang berat dianjurkan dengan tubuh tegak dan menggunakan support yang cukup.

“Misalnya mengangkat barang dengan kedua tangan,” pungkas dokter Nur.

(pkip/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.