Berita Terpercaya Tajam Terkini

Lagi, CBA Temukan Adanya Dugaan Pelanggaran Aturan Pada Proyek Ditjen Pendis Kemenag

0
Ditjen Pendis Kemenag Kembali Disorot
Muhammad Ali Ramdhani selaku Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indonesia pada suatu acara di Jombang Jawa Timur pada 20 Agustus 2020 lalu. Lembaga CBA meminta KPK memanggil dirinya karena dinilai dibawah kepemimpinan banyak pelanggaran aturan atas sejumlah proyek. (foto; istimewa)

JAKARTA – Jika sebelumnya, lembaga Center for Budget Analysis (CBA) menemukan kejanggalan terkait proyek pembelian kendaraan dinas pada Direktorat Jenderal Pendidikan Islam (Ditjen Pendis) Kementerian Agama (Kemenag) RI, maka kali ini CBA, mencatat sejumlah pelanggaran terkait proyek pada direktorat yang sama. Demikian disampaikan Kordinator CBA Jajang Nurjaman kepada cakrawarta.com, Kamis (21/4/2022).

“Terbaru, kami menemukan kejanggalan dengan modus yang mirip yakni terkait proyek pemeliharaan gedung dan bangunan berupa rumah dinas serta ruang kerja Ditjen Pendis yang diadakan dengan metode yang sama, penunjukan langsung,” tandas Jajang.

Menurut Jajang, metode penunjukan langsung tersebut jelas melanggar aturan Peraturan Presiden Nomor 12 tahun 2021.

“Karena untuk metode pengadaan langsung nilai proyek maksimal Rp 200 juta, sedangkan nilai proyek pemeliharaan gedung dan bangunan Ditjen Pendis tahun 2022 ini malah nilainya mencapai Rp 1 miliar,” imbuhnya.

Pihak CBA menduga, ada oknum Ditjen Pendis Kemenag yang dengan sengaja memilih metode pemilihan langsung agar bisa langsung meloloskan perusahaan favoritnya. Karenanya, pihak CBA mendorong aparat penegak hukum khususnya KPK untuk segera memanggil Dirjen Pendis Muhammad Ali Ramdhani untuk dimintai keterangan.

“Aparat penegak hukum khususnya KPK harus segera memanggil Dirjen Pendis Kemenag karena proyek dibawah pimpinannya banyak melanggar aturan dan berpotensi merugikan keuangan negara,” tegas Jajang mengakhiri pernyataannya.

(bm/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.