Berita Terpercaya Tajam Terkini

Kuda Anda Alami Dehidrasi? Begini Cara Menanganinya

0
dehidrasi pada kuda, bagaimana menanganinya
ilustrasi dehidrasi pada kuda. (foto: istimewa)

 

BANYUWANGI – Kuda menjadi hewan yang banyak digunakan sebagai transportasi di berbagai tempat wisata. Baik menjadi kuda tunggangan maupun menarik delman. Dengan banyaknya aktivitas kuda yang dilakukan selama periode liburan, sering joki kuda kurang memahami bahwa kuda telah mengalami dehidrasi dan tiba-tiba berakhir jatuh lemas di jalanan.

Pakar kedokteran hewan Muhammad Thohawi Elziyad Purnama mengungkapkan dehidrasi merupakan gejala kekurangan cairan tubuh sehingga kuda dalam waktu singkat performa fisik akan menurun. Tanda yang dehidrasi dapat dilihat jelas melalui gejala fisik yang terjadi.

“Gejalanya adalah demam, frekuensi nafas meningkat, terdengar spasmus saluran cerna, berkeringat, jika terlampau berat dapat diikuti kencing kekuningan hingga tanda azoturia”, ungkapnya, Jumat (1/7/2022).

Thohawi menjelaskan kecukupan cairan dalam tubuh kuda sangat vital untuk diperhatikan, terutama dalam kondisi melakukan aktivitas tinggi. Akses minuman perlu diberikan sepanjang waktu dengan jumlah standar konsumsi minimal air.

“Konsumsi air minimal 18 liter per hari. Pemberian ramuan tidak bisa menghalangi terjadinya dehidrasi. karena ramuan hanya untuk suplemen saja,” imbuhnya.

Apabila mengalami kondisi dehidrasi ekstrim yang menyebabkan kuda terjatuh lemas, joki atau penunggang harus tahu bagaimana cara untuk dapat mengatasinya segera. Agar kondisi kuda segera stabil dan tidak menuju ke arah collapse.

“Berikan ruang dan jangan berkerumun di sekitar kuda, siram air mengalir di badan dan kaki, buat atap atau kain untuk berteduh sementara. Segera hubungi dokter hewan untuk mendapat terapi segera,” tuturnya.

Ketua Program Studi Kedokteran hewan SIKIA itu mengatakan daya tahan tubuh kuda sangat berpengaruh pada jangka waktu aktivitas yang dapat dilakukannya. Kebiasaan harian dan latihan fisik akan meningkatkan daya tahan tubuh kuda menjadi lebih kuat. Namun tetap harus memperhatikan kondisi cuaca yang terjadi.

“Tergantung habit harian, latihan fisik juga bergantung temperatur daerah setempat. Jika kondisi (udara) panas dan menunjukkan keringat berlebih atau dehidrasi maka dapat dihentikan aktivitas dahulu. Kuda dapat rutin diajak exercise atau longsere ringan setiap hari setelah makan normal,” pungkas dokter hewan dari Sekolah Ilmu Kesehatan dan Ilmu Alam (SIKIA) Banyuwangi itu.

(bus/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.