Berita Terpercaya Tajam Terkini

Kuatkan Kerjasama, Dandim 1702 Hadiri Acara Adat Pergantian Ketua Asosiasi Bupati Se-Pegunungan Tengah

0
Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang saat menghadiri acara Lepas Sambut Ketua Asosiasi Bupati Se-Pegunungan Tengah, bertempat di Lapangan Jalan Sosial Irian Atas, Kampung Honei Lama, Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis (19/5/2022). (foto: istimewa)

 

WAMENA – Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Arif Budi Situmeang menghadiri acara Lepas Sambut Ketua Asosiasi Bupati Se-Pegunungan Tengah, bertempat di Lapangan Jalan Sosial Irian Atas, Kampung Honei Lama, Distrik Wamena Kabupaten Jayawijaya, Papua, Kamis (19/5/2022).

Kegiatan yang dihadiri oleh para Bupati Se-Pegunungan Tengah dan juga masyarakat sebanyak kurang lebih 20.000 orang tersebut digelar dengan acara adat bakar batu.

Arif Budi menyampaikan selamat kepada Bupati Mamberamo Tengah Riky Ham Pagawak yang diangkat menjadi Ketua Asosiasi Bupati Se-Pegunungan Tengah yang baru menggantikan pejabat lama Befa Jigibalom yang beberapa hari lagi akan mengakhiri masa jabatannya sebagai Bupati Lanny Jaya.

“Dengan adanya pergantian struktur organisasi ini, saya berharap agar kerjasama antara Pemerintah Daerah dengan TNI-Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban di daerah Pegunungan Tengah dapat terus berjalan dengan baik, seperti yang telah berjalan sebelumnya dimasa jabatan ketua lama” ujar Arif Budi dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi cakrawarta.com, Jumat (20/5/2022).

Kepada masyarakat khususnya di Pegunungan Tengah, Arif Budi mengajak untuk tetap menjaga kekompakan dan tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dapat memecahbelah kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kita harus saling menguatkan antara satu dengan yang lain, bukan saling bermusuhan, jika ada permasalahan harus dapat kita selesaikan dengan cara yang baik dan sesuai aturan,” ujar Arif Budi.

Sementara itu, Bupati Lanny Jaya Befa JigiBalom sekaligus Ketua Asosiasi Bupati Se-Pegunungan Tengah yang lama dalam sambutannya menyampaikan bahwa budaya Pegunungan Tengah secara turun-temurun harus terus dijaga. Masyarakat diharapkan tidak mudah terprovokasi dengan aksi demo terkait penolakan Otonomi Khusus dan Pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) di Papua.

Menurutnya, pembentukan DOB di Papua sepatutnya diterima karena ditujukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, pihaknya mengajak seluruh masyarakat Papua terutama di Pegunungan Tengah Papua merapatkan barisan dan menyambut Provinsi Pegunungan Tengah.

“Sebagai warga negara yang baik, hindari semua fikiran negatif dan mari kita sambut hal ini dengan baik pula. Kita adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Jangan mau dipecah belah oleh pihak-pihak tertentu yang tidak memiliki pemikiran untuk masa depan Papua yang lebih baik khususnya di Pegunungan Tengah Papua,” tegasnya.

Befa JigiBalom meyakini bahwa Pemekaran ini akan mendorong pemerataan pembangunan, mendekatkan dan mempercepat pelayanan publik seperti kesehatan dan pendidikan.

“Pemekaran akan mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi khususnya di wilayah yang sulit terjangkau seperti di wilayah Pegunungan Tengah ini,” pungkas Befa.

(has/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.