Tuesday, April 23, 2024
HomeSains TeknologiKesehatanInilah Kiat Penuhi Nutrisi Saat Puasa Ramadhan Menurut Ahli Gizi

Inilah Kiat Penuhi Nutrisi Saat Puasa Ramadhan Menurut Ahli Gizi

ilustrasi. (foto: najah.edu)

Surabaya, – Buat kalian, muslim yang lagi berpuasa di bulan Ramadhan ini, ketika waktu berbuka puasa tiba, pasti sering dilema dalam memilih menu yang tepat agar tetap sehat. Yah kan? Nah, di tengah beragamnya hidangan yang menggoda, tetap penting untuk memperhatikan keseimbangan nutrisi yang dibutuhkan tubuh, sehingga puasa jalan, kesehatan tetap terjaga.

Ahli Gizi, Azizah Ajeng Pratiwi, kali ini berbagi cara bersama kita, muslim yang lagi berpuasa Ramadhan dalam hal menjaga pola makan seimbang. Ia menekankan bahwa kualitas asupan harus tetap terjaga, meskipun frekuensi makan berkurang.

“Penelitian telah menunjukkan bahwa puasa memiliki manfaat kesehatan. Namun, sangat penting untuk mengoptimalkan asupan nutrisi selama periode ini,” ujarnya pada media ini, Rabu (27/3/2024).

Azizah menyarankan muslim yang berpuasa agar menerapkan prinsip gizi seimbang dalam setiap santapan. Untuk memastikan asupan nutrisi yang sehat, ia menyarankan pembagian proporsional piring makan menjadi empat bagian sama, terdiri dari sayuran, buah-buahan, karbohidrat, dan protein.

“Dalam memilih minuman untuk berbuka puasa, prioritaskan air mineral atau teh hangat yang tidak terlalu manis. Langkah ini efektif untuk stabilisasi kadar gula darah secara bertahap,” paparnya.

Setelah berbuka, ia menyarankan untuk memberi jeda setengah jam hingga satu jam sebelum makan makanan utama.

“Kita bisa memulai dengan sholat maghrib. kemudian tadarus, sebelum akhirnya makan besar. Ini membantu tubuh menyesuaikan diri setelah berpuasa seharian,” sarannya.

Azizah juga menyoroti pentingnya menjaga asupan cairan dimana menurutnya, mengkonsumsi dua liter air setiap hari itu bagus agar tubuh tidak dehidrasi selama berpuasa.

“Untuk memastikan hidrasi yang optimal selama Ramadan, kita dapat bagi waktu konsumsi air dua gelas sebanyak empat kali. Yaitu, saat berbuka, setelah makan malam, sebelum tidur, dan saat sahur,” detailnya.

Selain itu, Azizah menganjurkan untuk menghindari makanan tinggi lemak dan garam. Pasalnya, makanan dengan sodium tinggi dapat mempercepat proses dehidrasi.

“Mengurangi asupan makanan yang tinggi natrium sangat disarankan, karena makanan tersebut dapat mempercepat proses dehidrasi. Tentu, hal ini membuat kita lebih cepat merasa haus,” pesannya.

Karena itulah, Azizah menyarankan untuk memilih makanan yang tepat saat sahur agar energi tetap terjaga. “Mengonsumsi karbohidrat kompleks, termasuk beras merah, pada saat sahur adalah pilihan cerdas. Ini membantu  memperlambat proses pencernaan dan menjaga kenyang lebih lama,” ungkapnya.

Terakhir, Azizah juga menekankan manfaat sayuran dan buah. Tidak hanya berserat tinggi, menurutnya, sayuran dan buah sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan cairan tubuh selama berpuasa.

(pkip/mar/bti)

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular