Berita Terpercaya Tajam Terkini

Datangi DPRD, Sejumlah Pemuda Surabaya Tagih Pengesahan Raperda Kepemudaan

0
Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya Reni Astuti (tengah) saat menerima audiensi Kaukus Pemuda Surabaya di Gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (16/12/2021). Sejumlah anak muda Surabaya tersebut menuntut segera disahkannya Raperda Kepemudaan. 

 

SURABAYA – Sekumpulan anak muda yang tergabung dalam Kaukus Pemuda Surabaya menghadiri audiensi dan hearing terkait isu-isu kepemudaan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya, hari ini, Kamis (16/12/2021). Mereka diterima oleh Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti.

Himas el Hakim, S.H., C.L.A. selaku koordinator Kaukus Pemuda Surabaya menyampaikan bahwa, “pengesahan Raperda Kepemudaan seharusnya bisa jadi prioritas di Prolegda 2022.” Advokat muda asli Surabaya ini juga menambahkan, “payung hukum daerah ini dapat mengakselerasi potensi ekonomi dan sosial pemuda Surabaya di era pemulihan pasca pandemi.

Aspirasi anak muda tersebut disambut baik oleh Reni Astuti. Politikus PKS itu menegaskan bahwa aspirasi anak muda Surabaya tersebut diakomodasi dengan baik.

“Saya senang anak muda peduli akan Raperda Kepemudaan. Dan penting diketahui, sebenarnya Raperda ini sudah masuk di Prolegda 2021 namun karena belum sempat terbahas maka dimasukkan kembali di Prolegda 2022,” ujar Reni Astuti yang disambut gembira pihak Kaukus Pemuda Surabaya.

Politikus wanita murah senyum itu menegaskan bahwa pihaknya juga menginginkan agar pengesahan Raperdas Kepemudaan dapat segera dilakukan.

“Kami berharap dengan disahkannya Raperda Kepemudaan tersebut bisa lebih mengakomodasi kreatifitas anak-anak muda Surabaya di segala lini,” imbuh alumnus ITS itu.

Untuk diketahui, audiensi ke DPRD Kota Surabaya kali ini menjadi rangkaian ikhtiar anak muda Surabaya yang tergabung dalam Kaukus Pemuda Surabaya, yang secara umum memfasilitasi kepentingan pemuda Surabaya dan secara khusus pengesahan Raperda Kepemudaan.

“Peran Kaukus Pemuda Surabaya juga tidak akan berhenti di pengesahan Raperda Kepemudaan karena kami akan terus mengawal kebutuhan anak muda khususnya pada bidang pendidikan dan kesejahteraan di kota tercinta Surabaya,” pungkas Hakim yang juga advokat muda itu.

(bus/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.