Berita Terpercaya Tajam Terkini

Cegah Anak Jadi Homoseksual, Pakar: Perlu Peran Orang Tua!

0

 

Jauhkan anak dari LGBT butuh peran orang tua
ilustrasi. (foto: istimewa)

 

Surabaya, 20 Mei 2022 – Menurut pakar psikologi Universitas Airlangga Atika Dian Ariana, S.Psi., M.Sc., homoseksual bisa terjadi karena faktor lingkungan. Misalnya, ada seseorang memilih berhubungan dengan sesama jenis karena memang budaya tersebut terjadi di lingkungan tersebut.

“Dia tidak memiliki opsi lain. Akhirnya komunitas, tempat, atau circle-nya dia kebetulan juga orang-orang homoseksual. Akhirnya dia pun juga berperan di situ. Seperti halnya konsep diri sangat berkembang sejalan dengan bagaimana dia berinteraksi dengan lingkungan. Ápakah ada penguatan, ada penolakan, itu mempengaruhi bagaimana seseorang memandang dirinya sendiri,” ujar Atika, Sabtu (21/5/2022).

Menurut  Atika, persoalan seksual bukan hanya sekadar soal lingkungan. Karenanya, masyarakat perlu menjaga lingkungannya dengan baik. Terutama agar terbebas dari lingkungan homoseksual.

“Yang perlu kita pertimbangkan adalah faktor protektif. Yaitu, memberikan lingkungan yang yang sehat untuk anak agar terus tumbuh dan berkembang dengan baik. Orang tua perlu jadi teman anak berdiskusi. Terutama soal perkembangan seksual. Karena kalau tidak, anak-anak mungkin akan mengakses informasi dari sumber yang kurang kredibel. Bahkan mungkin menjerumuskan ke komunitas yang berbeda dari yang kita harapkan,,” imbuh Atika.

Atika menyarankan orang tua agar menyiapkan diri menjadi teman berdiskusi bagi anak. Khususnya berkaitan dengan identitas gender dan orientasi seksual mereka. Ia meminta orang tua untuk memastikan bahwa pendidikan seksual  bukan hal yang tabu.

“Orang tua jangan menutup diri dari pertanyaan anak yang terkesan sederhana dan tidak penting ditanyakan. Namun, pertanyaan tersebut merupakan proses pengenalan konsep seksualitas anak. Pertanyaan mengenai konsep dirinya bukan hanya dalam hal seksual sebenarnya berkaitan dengan banyak hal. Soal identitas itu penting untuk kemudian didiskusikan bersama,” pesan Atika mengakhiri penjelasannya.

(pkip/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.