Berita Terpercaya Tajam Terkini

Begini Tips Rayakan Hari Raya Kurban Agar Kolesterol Kita Aman

0
tips jaga kolesterol selama momen Hari Raya Kurban
ilustrasi. (foto: istimewa)

 

SURABAYA – Hari Raya Idul Adha atau biasa juga dikenal dengan istilah Hari Raya Kurban tiba. Sebagian masyarakat muslim Indonesia telah merayakannya hari ini, Sabtu (9/7/2022) dan sebagian besar lainnya esok hari, Minggu (10/7/2022). Tetapi fakta yang sama dari dua kelompok tersebut adalah bahwa mayoritas dari mereka mengonsumsi daging saat Hari Raya Idul Adha.

Karena itu, harus hati-hati dan selalu ingat akan batasan mengonsumsi berbagai olahan daging agar kolesterol kita tidak makin naik. Berkaitan dengan hal itu, Pakar Gizi Lailatul Muniroh membagikan tips mengatasi kadar kolesterol tinggi saat hari raya kurban seperti saat ini.

“Konsumsi daging berlemak secara berlebihan selama Idul Adha berpotensi meningkatkan kolesterol darah kita. Karena itu, perlu dilakukan langkah preventif dan beberapa hal agar dapat menurunkan kolesterol,” ungkapnya.

Menurut Lail -sapaan akrab- langkah preventif yang dapat dilakukan adalah dengan memperbanyak konsumsi buah dan sayur yang tinggi serat.

“Serat dapat melarutkan kolesterol jahat. Buah dan sayur kaya serat seperti strawberry, pisang, pir, apel, jeruk, wortel, dan brokoli,” imbuhnya.

Lail juga menganjurkan untuk memperbanyak konsumsi makanan tinggi serat. Mengkonsumsi lebih banyak sayur dari jenis kacang-kacangan seperti kacang polong dan buncis yang banyak mengandung serat larut, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

“Selain itu mengkonsumsi kacang-kacangan yang rendah lemak seperti almond, walnut yang dapat mengurangi kadar kolesterol jahat,” terangnya.

Langkah preventif selanjutnya adalah menghindari makanan lemak tinggi. Pilihlah makanan yang rendah lemak seperti ikan, ayam, daging sapi tanpa lemak, putih telur, tahu tempe, dan sebagainya.

“Kurangi juga mengolah makanan dengan menggoreng menggunakan minyak goreng sawit,” ungkapnya.

Lail mengatakan bahwa ada baiknya masyarakat juga mengurangi konsumsi makanan tinggi lemak jenuh, lemak trans, dan membatasi makanan cepat saji.

“Pilihlah minyak sehat seperti minyak zaitun untuk menggantikan mentega dan minyak goreng,” jelasnya.

Langkah terakhir yang dapat dilakukan menurut dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga tersebut adalah dengan sarapan oatmeal.

“Oatmeal kaya nutrisi sekaligus sumber serat larut yang dapat menurunkan kadar kolesterol. Oatmeal dapat menurunkan risiko penyakit jantung. Selain itu, rutin berolahraga juga dapat membantu menurunkan kolesterol jahat,” tandasnya mengakhiri keterangan.

(pkip/bus/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.