Berita Terpercaya Tajam Terkini

Ada Proyek Kemenkominfo Yang Janggal, CBA Desak KPK Panggil dan Periksa Menteri Johnny Plate

0
Ilustrasi. (foto: istimewa)

 

JAKARTA – Kordinator Center for Budget Analysis (CBA) Jajang Nurjaman mengatakan bahwa Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) dalam 4 tahun sejak 2019 hingga 2022 telah melaksanakan 4 proyek pengadaan jasa survey dan penyusunan indeks kemerdekaan pers alias setahun sekali.

Proyek tersebut disebutkan berada dibawah satuan kerja Sekretariat Dewan Pers dengan total anggaran mencapai angka Rp 8.768.102.200,-.

“Terkait proyek-proyek tersebut CBA menemukan beberapa potensi penyimpangan yang berpotensi merugikan keuangan negara,” ujar Jajang kepada redaksi cakrawarta.com, Rabu (30/3/2022) pagi.

Adapun penjelasannya menurut jajang adalah pada saat pengumuman pra kualifikasi sampai pengumuman pemenang dari keempat proyek tersebut rata-rata membutuhkan waktu yang lama.

“Paling cepat 34 hari dan yang terlama bisa sampai 56 hari. Padahal waktu ideal seharusnya tidak sampai 25 hari. Dua proyek yaitu tahun anggaran 2021 dan 2022 justru tendernya dikerjakan di kuartal 4 yakni bulan November-Desember sehingga sangat rawan penyelewengan,” imbuhnya.

Selain itu, CBA mencatat bahwa penentuan pagu dan harga perkiraan sendiri serta nama tender oleh Kemenkominfo diragukan integritasnya. Berdasarkan pendekatan analisa potensi penyimpangan, semakin sedikit karakter atau tidak jelas nama proyek semakin tinggi potensi penyimpangannnya.

“Sebagai contoh penggunaan nama proyek di tahun 2020 dan 2021 yakni Jasa Konsultan Survey Indeks Kemerdekaan Pers. Meskipun namanya sama namun penetapan pagu jauh berbeda dimana untuk tahun 2020 sebesar Rp 1.898.131.000,- sementara tahun 2021 Rp 3.300.000.000,- Hal ini bisa berdampak mahalnya nilai tender dan pemborosan uang negara,” papar Jajang.

Sementara itu, 3 proyeknya dimenangkan oleh perusahaan yang sama yakni PT Persero Sucofindo yang beralamat di Graha Sucofindo, Jalan Raya Pasar Minggu Kav 34 RT.04 RW.01 Jakarta Selatan. Artinya PT Sucofindo berturut-turut memenangkan tender dari tahun 2020 sampai 2022 dengan total nilai proyek sebesar Rp 7.059.520.600,-.

“Karenanya, CBA mendorong aparat penegak hukum khususnya KPK agar melakukan penyelidikan terkait 4 proyek Kemenkominfo ini. Panggil dan periksa pejabat terkait termasuk Menteri Kominfo Johnny Gerard Plate sebagai penanggung jawab penguasa anggaran,” tandas Jajang mengakhiri keterangannya.

(bm/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.