YLKI: Usut Tuntas Insiden Batik Air

36
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi.
Ketua Pengurus Harian YLKI, Tulus Abadi.

JAKARTA – Terkait insiden pesawat Batik Air yang bertabrakan dengan pesawat Trans Nusa di runway Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur pada Senin (4/4/2016) sekitar pkl 20.10 WIB malam ini, Ketua Pengurus Harian YLKI (Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia), Tulus Abadi meminta pihak berwenang untuk mengusut tuntas karena dianggap sebagai keteledoran.

“Tabrakan atau senggolan antara Batik Air dan Trans Nusa di Bandara Halim malam ini, merupakan ketedoran yang sangat serius, dan harus diusut tuntas oleh KNKT (Komite Nasional Keselamatan Transportasi, red.),” ujar Tulus Abadi kepada cakrawarta.com, Senin (4/4/2016) malam di Jakarta.

Kejadian tersebut menurut Tulus menandakan tidak adanya koordinasi antara petugas ATC (Air Traffic Controller) dengan petugas darat yang sedang menarik pesawat Trans Nusa ke hanggar. Bagi pihak YLKI kejadian ini juga merupakan bukti bahwa tingkat keselamatan penerbangan di Indonesia masih rendah.

“Kementerian Perhubungan harus memberikan sanksi pada petugas yang terlibat dalam insiden ini, termasuk pada manajemen Bandara Halim Perdana Kusuma,” pungkas Tulus.

(msa/bti)