Usung Kebangkitan Ekonomi Umat di Era Pandemi, ISMI Jatim Adakan Kopdar Bisnis

0 93
Para anggota Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia (ISMI) provinsi Jawa Timur berkumpul dalam format kopi darat (Kopdar) Bisnis di Rumah Makan SOTO KUDUS, Surabaya, Selasa (1/12/2020) dalam rangka menindaklanjuti Silabis Ke-11 di Bali beberapa waktu. (foto: Zubed Harfi)

 

SURABAYA – Para saudagar muslim yang tergabung dalam Ikatan Saudagar Muslim se-Indonesia wilayah provinsi Jawa Timur (ISMI Jatim) berkumpul di Rumah Makan Soto Kudus Gayungsari Surabaya, hari ini, Selasa (1/12/2020). Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari Silaturahim Bisnis ke-11 ISMI nasional di Bali pada 20-22 November 2020 lalu.

“Kita harus menindaklanjuti silaturahim bisnis di Bali kemarin. Ada yang hilang dari kita kenapa sinergi antar saudagar muslim belum berjalan maksimal. Ada distrust di antara kita. Kenapa distrust muncul? Karena kita kehilangan Business Ethics sebagai muslim. Bagaimana dulu dicontohkan pengusaha muslim sekarang mulai hilang. Saudagar muslim alami krisis kepercayaan maka sinergi tak berjalan maksimal. Ini harus dibenahi,” ujar Misbahul Huda selaku Ketua Pembina ISMI Jatim.

Pesan yang disampaikan Misbahul Huda tersebut ditegaskan juga oleh Ismail Nachu selaku Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Jawa Timur yang ikut hadir dalam kopdar itu.

“Kita ini butuh Islamic Business Ethics. Eropa maju ekonominya karena memiliki Protestant Ethics. Maka untuk menuju kebangkitan ekonomi umat khususnya di era pandemi begini harus punya basis ethics yang kuat. Misal kita punya ukhuwah Islamiyah. Teman teman kita pengusaha Tionghoa memiliki kesadaran dalam The Spirit of Communinalism. Mengapa kita tidak bisa. Harusnya kita. Apalagi ukhuwah atau komunalisme itu adalah pesan penting agama,” papar Ismail Nachu yang merupakan aktivis Pelajar Islam Indonesia (PII) senior itu.

Menurut Ismail yang juga Ketua Dewan Penasehat ISMI Jatim itu, era pandemi Covid-19 ini adalah momentum para pengusaha muslim untuk mengambil hikmah dengan mengevaluasi diri dan kemudian mencari solusi dan semua terangkum dalam bentuk butuhnya Islamic Business Ethics yang mesti dioptimasi sehingga sinergi bisnis antar saudagar muslim dapat dimaksimalkan melalui wadah ISMI sebagai “KADIN”nya umat Islam.

Untuk diketahui, Kopdar ISMI Jatim ini juga dihadiri Wakil Ketua Umum ISMI Jatim Abi Choirul Hidayat dan anggota ISMI di wilayah Jawa Timur. Mereka bersepakat pasca kopdar akan diaktifkan “Saudagar Day” kembali yang sempat terhenti karena pandemi. Program “Saudagar Day” ini nantinya akan dilaksanakan secara virtual.

(bus/bti)

Leave A Reply

Your email address will not be published.