Sutiyoso: Bagi Jabatan Itu Biasa, Intinya Punya Kemampuan

1888 views
Letnan Jenderal (Purn.) Sutiyoso, Calon Tunggal Kepala BIN. (Foto: Setkab RI)

Letnan Jenderal (Purn.) Sutiyoso, Calon Tunggal Kepala BIN. (Foto: Setkab RI)

JAKARTA – Selasa (9/6) malam DPR RI menerima surat pengajuan nama calon kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dari Presiden Joko Widodo. Dalam surat tersebut hanya terdapat satu nama calon yakni Ketua Umum Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Letnan Jenderal (Purn.) Sutiyoso. Sontak banyak kritik bermunculan memprotes langkah Presiden Jokowi tersebut.

Kaum kritikus menganggap bahwa penunjukkan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut adalah wujud ucapan terima kasih karena PKPI yang dipimpin Sutiyoso merupakan pendukung Joko Widodo saat pertarungan Pilpres 2014 silam.

Menanggapi tudingan tersebut, Sutiyoso saat ditemui di sela-sela menghadiri acara Buka Puasa DPP Partai Nasdem di Jakarta, Sabtu (20/6) mengatakan bahwa pemberian jatah jabatan di pemerintahan merupakan hal lumrah terjadi dalam kancah politik.

“Ah biasa lah itu. Itu kan politik. Menteri-menteri yang lain kan dari partai politik juga. Jadi sama saja lah. Intinya yang ditunjuk itu memiliki kemampuan atau tidak,” ujar mantan Komandan Jenderal pasukan elite TNI-AD, Kopassus itu.

Sutiyoso juga mengungkapkan bahwa bagi-bagi ‘kue’ di pemerintahan baru saat ini diberikan kepadanya. Dari awal dia diam walau partai pendukung lain sudah mendapatkan ‘jatah’ jabatan.

“Saya kan 7 bulan tidak dapat apa-apa, diam saja. Tak perlu dikotomikan partai per partai. Toh nanti ada fit and proper test. InsyaAllah saya siap menghadapinya,” pungkas Sutiyoso yang juga pernah menjadi Panglima Kodam Jaya itu. (bti)

author