PAN Amankan 7 Kursi DPR RI Dari Jatim

378 views

Ilustrasi

 

SURABAYA – Kompetisi antar partai politik peserta Pemilu 2019 di Jawa Timur, berlangsung cukup ketat. Tahapan penghitungan suara pun telah berlangsung dan sampai pada rekapitulasi di tingkat kecamatan.

Sejumlah daerah telah menyelesaikan tahapan tersebut karenanya partai politik sudah mampu memprediksi berapa kursi yang mereka raih untuk meloloskan kadernya Senayan. Tak terkecuali Partai Amanat Nasional (PAN).  Menurut Windiarto Kardono, Wasekjen DPP PAN dan Wakil Sekretaris Komite Pemenangan Pemilu Nasional (KPPN) PAN, partainya mampu mengamankan 7 kursi DPR RI dari 11 Daerah Pemilihan (dapil) di Jawa Timur.

“Alhamdulillah berdasarkan hasil penghitungan internal, PAN memperoleh 7 kursi dari 11 daerah pemilihan di Jawa Timur,” ujar Windi -sapaan akrabnya- dalam keterangan pers yang diterima redaksi, Sabtu (27/4/2019) siang.

Menurut Windi, salah satu peraih kursi DPR RI PAN tersebut berasal dari kalangan milenial, yaitu Abdul Hakim Bafaqih dari Dapil Jatim VIII. Hakim sendiri baru berusia 27 tahun.

Sementara itu, salah satu dapil terketat di Jatim yakni dapil Jatim I menjadi dapil penyumbang kursi walaupun menurut Windi, perolehan suara PAN turun dibandingkan 2014 lalu.

“Sesuai hasil penghitungan internal, PAN memperoleh sedikitnya 152 ribu suara dengan caleg petahana Sungkono. Memperhatikan ketatnya kompetisi, keberhasilan mempertahankan kursi ini patut patut disyukuri, mengingat perolehan suara Dapil Jatim I pada pemilu kali ini memang menurun dibandingkan pada Pemilu 2014 yang mendekati angka 200 ribu suara,” terang alumnus FISIP Unair tersebut.

Atas capaian tersebut, Windi menyampaikan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para caleg yang telah sama-sama berkontribusi menghadirkan kemenangan PAN.

“Apresiasi juga kami sampaikan kepada struktur partai hingga di tingkat ranting, para kader, relawan dan saksi yang telah bekerja keras bersama-sama mewujudkan kemenangan ini dan tentunya para pemilih yang telah mempercayakan suaranya pada PAN” tegasnya.

Karena tahapan penghitungan suara secara resmi belum usai, Windi berharap agar struktur partai, para caleg, saksi, dan relawan PAN di seluruh tingkatan terus mengawal proses hingga tuntas.

“Hadirnya pemilu yang jujur, adil dan transparan adalah tanggung jawab kita bersama. Karena setiap suara pemilih adalah amanah yang harus dijaga,” tandasnya.

(bus/bti)

author