Mahfud MD: Bagian Dari Ketakwaan Muslim Adalah Patuh Protokol Kesehatan

19
Menko Polhukam Mahfud MD saat menjadi khatib solat Jumat di Masjid Baitul Hamdi, kompleks Gubernuran Jawa Timur, Grahadi Surabaya, hari ini, Jumat (26/6/2020). (foto: istimewa)

 

SURABAYA – Menerapkan protokol kesehatan secara ketat merupakan salah satu cermin ketakwaan seseorang. Hal itu disampaikan Menko Polhukam Mahfud MD saat menjadi khatib solat Jumat di Masjid Baitul Hamdi, kompleks Gubernuran Jawa Timur, Grahadi Surabaya, hari ini, Jumat (26/6/2020).

Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD yang juga alumni Pondok Pesantren Al-Mardiyah Pamekasan ini menukil dialog antara Umar bin Khattab dan Ubay bin Ka’ab dalam sebuah hadits. Mahfud menjelaskan taqwa hakikatnya adalah hati-hati.

Dalam hadits tersebut, dijelaskan bahwa Sahabat Umar bin Khattab bertanya kepada Ubay bin Ka’ab mengenai makna takwa. Ubay yang ditanya justru balik bertanya, “wahai Umar, pernahkah engkau berjalan melewati jalan yang penuh duri?” Umar menjawab, “tentu pernah”. Apa yang engkau lakukan saat itu wahai Umar?, lanjut Ubay bertanya. “Tentu saja aku akan berjalan hati-hati”, jawab Umar. Ubay lalu berkata, “itulah hakikat taqwa”.

Menurut Mahfud MD, dalam situasi wabah pandemi Covid-19 seperti sekarang ini harus hati-hati. Bentuk kehati-hatian itu, lanjut Mahfud, adalah menerapkan protokol kesehatan secara ketat seperti menggunakan masker, menjaga jarak aman (physical distancing), mencuci tangan dengan sabun, olah raga dan menjaga kesehatan.

“Melaksanakan protokol kesehatan secara ketat itu adalah upaya kita menghindari kemafsadatan (keburukan/kerusakan), dan itu adalah sikap hati-hati, dimana sikap tersebut adalah hakikat takwa,” tegas Mahfud.

Mahfud MD berada di Surabaya dalam rangka kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Timur, mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau kesiapan lokasi wisata pantai Solong di Banyuwangi. Kemudian bersama Mendagri melakukan koordinasi dengan Gugus Tugas Covid-19 Jawa Timur, dan melakukan rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2020 Provinsi Jawa Timur.

(bti)