Kadis Kesehatan Pilihan Anies Dinilai Belum Mampu Kerja Nyata

ilustrasi (foto: istimewa)

 

JAKARTA – Pasca penunjukan Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan yang baru oleh Gubernur DKI Anies Baswedan yang dihasilkan melalui lelang jabatan tahun 2018, dinilai belum mampu menunjukan kinerja nyatanya sampai detik ini. Alih-alih memilih Kadis Kesehatan yang sesuai dengan kebutuhan warga Jakarta, justru pilihan Anies ini dinilai tidak mencerminkan pimpinan yang paham dengan problem kesehatan warganya. Demikian disampaikan oleh Ketua Relawan Kesehatan (REKAN) Indonesia DKI Jakarta, Martha Tiana Hermawan kepada awak media, Rabu (13/2/2019).

Menurut Martha, rr. Widyastuti selaku Kadis Kesehatan saat ini tidak ada bedanya dengan jaman Ahok dan Djarot yaitu dr. Koesmedi yang murni sebagai birokrat dan tidak dekat dengan warga DKI Jakarta.

“Beda banget dengan Kadis Kesehatan era Fauzi Bowo dan Jokowi, dr. Dien Emmawati yang sangat dekat dengan warga DKI sehingga setiap permasalahan kesehatan bisa diselesaikan dengan memuaskan warga DKI saat itu,” ujar Martha kepada cakrawarta.com.

Tian, panggilan akrab Martha Tiana Hermawan, menambahkan bahwa peran Kadis Kesehatan itu tidak serta merta sebagai elit pimpinan dinas kesehatan karena masalah yang terjadi di lapangan terkait dengan nyawa warga DKI. Menurutnya, pimpinan dinas kesehatan itu juga harus memiliki hati nurani dan mau dekat dengan warga sehingga bisa memahami secara lengkap problem yang dihadapi warga DKI.

“Jangan sampai seperti Kadis saat ini seperti jaman Ahok dan jaman Djarotlah dilaporkan ada hansip warga Jakbar kesulitan butuh ICU malah dibilang belum cito dan akhirnya meninggal dunia” ujar Tian.

Indikasi Kadis Kesehatan era Anies mirip dengan Kadis jaman Ahok dan Djarot sudah mulai terlihat dimana Kadis baru saat ini tidak tampak turun ke bawah dalam menanggapi dan merespon kasus DBD yang sudah dinyatakan darurat untuk wilayah DKI.

“Kami tidak melihat Kadis turun ke warga dalam upaya penanggulangan wabah DBD bahkan berdasarkan pandangan kami minggu minggu terakhir ini tidak ada di kantornya,” imbuh Tian.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa jaman Fauzi Bowo dan Jokowi, Kadis Kesehatannya sangat rajin turun ke bawah. Kita bisa lihat setiap ada permasalahan yang viral baik itu karena wabah atau musibah banjir, dr. Dien Kadis Kesehatan kala itu selalu terlihat turun menemui warga mulai dari menjenguk di RS sampai menemui warga di tenda pengungsian.

Selain itu juga dr. Dien rutin mengadakan forum dengan tokoh masyarakat dan LSM untuk membahas solusi permasalahan kesehatan di DKI.

“Hampir semua warga yang kesulitan di RS selalu bisa diselesaikan masalahnya oleh kadis kesehatan saat itu,” tegas Tian.

Tian berharap Anies Baswedan selaku Gubernur DKI benar-benar memantau kinerja Kadis Kesehatannya, sehingga benar-benar dapat terwujud apa yang diharapkan Gubernur untuk membuat bahagia warganya.

(an/bti)

author