ITW: Bus TransJakarta Terbakar Lagi, Sebaiknya Ahok Mundur

1878 views
Bus TransJakarta Yang Diimpor Pemprov DKI Jakarta dari China Terbakar Lagi Hari ini di Halte Kenari, UI Salemba, Jakarta Pusat, pkl 08.45 WIB.

Bus TransJakarta Yang Terbakar Lagi Hari ini di Halte Kenari, UI Salemba, Jakarta Pusat, pkl 08.45 WIB.

JAKARTAIndonesia Traffic Watch (ITW) menilai kebakaran bus Transjakarta di halte Salemba, UI, Jakarta Pusat, hari ini, Jumat (3/7) bukan musibah, tetapi akibat kelalaian. Sebaiknya  Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama mundur sebagai wujud pertanggungjawabannya atas peristiwa kebakaran bus TransJakarta yang sudah berulang kali terjadi.

 “Karena ini adalah akibat kelalaian, harus ada yang bertanggungjawab. Polri harus proses secara hukum dan mengumumkan siapa tersangkanya,” kata Ketua Presidium ITW, Edison Siahaan, Jumat (3/7) kepada wartawan.

Menurutnya, peristiwa kebakaran bus TransJakarta juga menjadi tanggungjawab Ahok selaku Gubernur DKI. Apalagi peristiwa kebakaran bus TransJakarta sudah sering terjadi, ditambah lagi kasus-kasus lainnya seperti kecelakaan, mogok, bus lepas ban, bus korslet atau gangguan perjalanan lainnya. Ditambah lagi  keluhan karena  bus yang reyot, karatan, serta bocor. Sebagai bentuk tanggungjawab, pihaknya meminta sebaiknya Gubernur mundur saja.

“ Gubernur jangan lagi lempar tanggungjawab, lebih baik dan satria mundur saja,” tegas Edison.

Dikatakan, masyarakat tidak butuh lagi penjelasan bus tersebut milik siapa, merek apa dan alasan-alasan lainnya. Sebab, Edison melanjutkan, bus tersebut tidak mungkin bisa melintas atau operasi di jalur khusus, jika tidak ada izin dari Transjakarta.

Tentu, katanya, semuanya sudah menjadi tanggungjawab pihak Transjakarta. Karena bus itu tidak turun dari langit langsung operasi, tetapi sebelumnya sudah harus melewati proses seperti uji kelayakan dan perawatan secara berkala.

“ Kalau ada bus yang tidak layak tetapi tetap operasi,  yang tidak becus siapa ?,” tanya Edison.

Sejujurnya, ITW sangat menyesalkan peristiwa kebakaran bus Transjakarta. Padahal,  angkutaan massal yang menjadi kebanggaan Pemprov DKI itu bisa mewujudkan keamanan,keselamatan,ketertiban dan kelancaran (Kamseltibcar) lalu lintas. Namun, kini berubah menjadi momok menakutkan yang bisa kapan saja menelan korban jiwa penumpangnya.

Sebagai informasi, ITW mencatat, sepanjang 2014-2015  ada 10 peristiwa kebakaran yang terjadi menimpa bus transjakarta. (es/bti)

author