Indonesia Scholarship Festival 2019 Hadir di Unair

119 views

Kordinator Indonesia Scholarship Festival (ISF) 2019, Puguh Prasetyo menjawab pertanyaan awak media di Gedung Airlangga Convention Center (ACC) Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (8/2/2019) siang. 

 

SURABAYA – Jumat (8/2/2019) Indonesia Scholarship Festival (ISF) hadir di kota Surabaya, tepatnya di Airlangga Convention Center (ACC) Universitas Airlangga. ISF untuk menjadi ruang pertemuan antara penyedia beasiswa, kampus terbaik di dunia dan kandidat terbaik yang diselenggarakan oleh Koperasi Cempaka. Sebelumnya, ISF telah menyapa publik pencari beasiswa di Balai Sudirman Gedung Panti Prajurit, Jakarta Selatan pada Senin (4/2/2019) dan di Sportorium Universitas Muhammadiyah Yogyakarta pada Rabu (6/2/2019) yang lalu.

Acara yang bertemakan “Mengintegrasikan Pendidikan dengan Inovasi Menuju Generasi Emas Indonesia tahun 2045” ini bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan memberikan kesempatan bagi siapa saja yang ingin mendapatkan informasi terbaru mengenai beragam beasiswa yang tersedia dan sekolah tinggi lanjutan, baik Diploma (Keprofesian), Strata Satu, Magister, Spesialis maupun Doktoral.

Pameran beasiswa dan pendidikan tinggi internasional ini mendatangkan beberapa penyedia beasiswa bergengsi dari dalam negeri maupun luar negeri, seperti beasiswa unggulan Kemendikbud, Pusbindiklatren Bappenas, Nuffic Neso, Erasmus+, Aminef (Fullbright), DAAD dan Australia Awards. Selain itu, ISF juga menghadirkan institusi pendidikan, lembaga bahasa Inggris, serta partisipasi lebih dari 30 top kampus di dunia.

Peserta Pameran “Indonesia Scholarship Festival 2019” yang diselenggarakan di Gedung Airlanggonvention Center (ACC) Universitas Airlangga, Surabaya, Jumat (8/2/2019) sangat membeludak. 

Menurut Puguh Prasetyo, selaku Kordinator Program, mengungkapkan bahwa penyelenggaraan pameran beasiswa dan pendidikan pada level perguruan tinggi merupakan sebuah upaya untuk meningkatkan aksesibilitas terhadap informasi bagi siapapun yang memiliki impian untuk melanjutkan studi, khususnya di luar negeri.

“Tema ISF 2019 kali ini diangkat dengan harapan pada 100 tahun kemerdekaannya, Indonesia bisa mencapai masa keemasannya dan pemuda sebagai efek bonus demografi adalah ujung tombak tercapainya visi Indonesia 2045. Bonus demografi merupakan sesuatu yang harus dihadapi dengan optimis, sehingga bisa memberikan dampak yang postif bagi pembangunan bangsa,” ujar Puguh Prasetyo kepada awak media, Jumat (8/2/2019) siang.

Sementara itu, ISF yang terbuka untuk umum dan gratis ini, tidak hanya menghadirkan pameran beasiswa dan universitas tetapi juga menampilkan beberapa program unggulan lainnya, yaitu Scholarship and Campus Information Stand, Workshop of Study Abroad, Campus Immersion Class, Scholarship Seminar, Start Up and Youth Empowerment Talks, dan TOEIC, TOEFL, and IELTS Workshop and Simulation yang akan diisi oleh narasumber-narasumber yang berkualitas dan berpengalaman di bidangnya.

(bus/bti)

author