IKADI Surabaya: Jangan Ragukan Nasionalisme Umat Islam

Ketua Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Surabaya Ustadz Fathurrahman Masrukkan, Lc., M.Ed saat memberikan sambutannya dalam acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Gedung Wanita Tjandra Kencana, Kamis (3/8/2017) malam.

Ketua Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Surabaya Ustadz Fathurrahman Masrukkan, Lc., M.Ed saat memberikan sambutannya dalam acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Gedung Wanita Tjandra Kencana, Kamis (3/8/2017) malam.

SURABAYA - Isu mengenai nasionalisme, persatuan dan kesatuan dan umat Islam mulai mengemuka sejak belakangan ini. Banyak beredar pemberitaan bahwa ada upaya-upaya makar dan dipertanyakannya rasa cinta tanah air umat Islam.

Ketua Ikatan Da'i Indonesia (IKADI) Surabaya, Ustadz Fathurrahman Masrukkan, Lc, M.Ed menyatakan bahwa sejak sebelum kemerdekaan bangsa Indonesia, umat Islam dan ulama selalu berjuang dan berkontribusi untuk bangsa dan tanah air. Karenanya ia berharap bahwa nasionalisme umat Islam tidak perlu diragukan.

"Jangan pernah meragukan nasionalisme umat Islam. Bagi kami, umat Islam dan ulama selalu berjuang untuk bangsa. Bahkan hingga kini. Pekikkan Allahu Akbar menjadi spirit bersama umat Islam mewujudkan kemerdekaan," ujar Fathurrahman dalam sambutannya di hadapan ratusan peserta Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Gedung Wanita Tjandra Kencana Surabaya, pada Kamis (3/8/2017) malam.

Ratusan peserta antusias menghadiri acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Gedung Wanita Tjandra Kencana Surabaya.

Ratusan peserta antusias menghadiri acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Gedung Wanita Tjandra Kencana Surabaya.

 

Menurut Fathurrahman, kemajemukan bangsa Indonesia adalah bagian takdir. Persatuan dan kesatuan menjadi hal penting untuk selalu dijaga. Baginya NKRI merupakan keniscayaan dan mesti dijaga sehingga kedamaian dan kebahagiaan terwujud di negeri tercinta ini.

"Rasulullah SAW menyatakan bahwa cinta tanah air adalah bagian fitrah manusia. Karenanya kami sambut baik ajakan untuk bekerjasama dalam mensosialisasikan 4 Pilar MPR RI. Ini demi mewujudkan negara yang baldatun thayyibatun warabbun ghafur," tegas staf pengajar Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah dan Komunikasi Islam (STIDKI) Surabaya tersebut.

Hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Ketua MPR RI Dr. H. M. Hidayat Nur Wahid, anggota DPR RI Dapil Surabaya-Sidoarjo Ir. Sigit Susiantomo, Ketua IKADI Jawa Timur KH. Soleh Drehem,Lc., Sekjen MUI Jawa Timur M. Yunus, Dandim Surabaya Timur dan perwakilan Polrestabes Surabaya.

(bus/bti)

author
No Response

Leave a reply "IKADI Surabaya: Jangan Ragukan Nasionalisme Umat Islam"