Guna Tingkatkan Perlindungan Diaspora Indonesia, Kemenlu RI Adakan Rakornas

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI, Lalu Muhammad Iqbal.

Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI, Lalu Muhammad Iqbal.

JAKARTA – Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI mengadakan rapat koordinasi nasional yang dimulai hari ini, Selasa (20/10) hingga Jumat (23/10). Menurut keterangan dari Direktur Perlindungan WNI Kemenlu RI, Lalu Muhammad Iqbal, rakornas tersebut diselenggarakaan demi meningkatkan perlindungan bagi 2,7 juta Warga Negara Indonesia (WNI) terdata yang tersebar di luar negeri.

Melibatkan 30 Perwakilan RI Pelayanan Warga (Citizen Service), rakornas tersebut juga melibatkan pemangku kepentingan nasional lainnya di bidang perlindungan WNI di luar negeri seperti Pemda, akademisi, media masa dan masyarakat madani.

“Tujuan pertemuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antara Kemenlu, Perwakilan RI dan pemangku kepentingan nasional terkait,” ujar Iqbal di Balai Kartini, Jakarta, Selasa (20/10).

Iqbal menjelaskan bahwa peningkatan jumllah WNI itu secara tak langsung meningkatkan persoalan yang dihadapi mereka. Contohnya seperti WNI terancam hukuman mati, overstay, korban perdagangan manusia, mereka yang terjebak di daerah konflik. Pemerintah terus mengambil berbagai upaya dan langkah strategis untuk memberikan pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri.

“Hal ini tercermin didalam salah satu agenda prioritas pembangunan nasional Nawacita, yang salah satunya mengusung program menghadirkan kembali negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada seluruh warga negara, melalui politik luar negeri bebas aktif,” imbuh Iqbal.

Rakornas akan difokuskan pada pembahasan mengenai migrasi aman, diplomasi perlindungan, penguatan kelembagaan dan akuntabilitas perlindungan WNI di luar negeri dan sharing of best practices dan lesson learned diantara Perwakilan RI, reformulasi strategi dan mekanisme penyelesaian kasus WNI di luar negeri. Selain itu dalam kesempatan yang sama juga akan diberikan penghargaan The Hassan Wirajuda Awards bagi pihak-pihak yang telah menunjukkan peran, kontribusi dan dedikasinya dalam usaha perlindungan WNI di luar negeri.

Rakornas ini dihadiri oleh 300 orang peserta dari Perwakilan RI dan pemangku kepentingan nasional, serta mitra kerja Kemenlu lainnya. Selain itu, rakornas juga diharapkan akan menghasilkan suatu diskusi yang holistik dalam rangka penguatan pelayananan perlindungan WNI.

“Pertemuan besar tersebut juga akan dimanfaatkan untuk memperoleh masukan bagi peningkatan kualitas perlindungan WNI di luar negeri agar sejalan dengan program Nawacita dan meletakkan standar pelayanan yang lebih baik,” pungkas Iqbal

(msa/bti)

author