Gempa Susulan Sulbar Telan Korban Jiwa

78
Rumah Sakit Mitra, Mamuju Sulawesi Barat yang rata dengan tanah setelah gempa susulan yang terjadi di daerah itu dengan kekuatan Magnitudo 6,2 pada Jumat (15/1/2021) dini hari. (foto: istimewa)

 

MAMUJU – Gempa susulan yang terjadi di kota Mamuju dan Majene, Jumat (15/1/2021) dini hari tadi menelan korban jiwa. Gempa dengan kekuatan Magnitudo 6,2 dengan kedalaman sampai 10 km itu menurut data resmi BPBD Kabupaten Majene, Jumat (15/1/2021) menimbulkan korban jiwa mencapai 3 orang. Sementara menurut data relawan DTPeduli Sulselbar bahkan mencapai 4.

“Intinya korban jiwa ada. Bahwa ada perbedaan biasa karena memang masih didata. Untuk update mohon tunggu ya. Bantuan untuk korban yang sangat dibutuhkan,” ujar Hasmirah mengutip data lapangan dari DTPeduli Sulselbar kepada redaksi, Jumat (15/1/2021) pagi.

Sementara itu, selain korban jiwa terdapat korban luka meliputi 189 orang luka berat, 214 luka sedang dan 234 luka ringan.  Untuk data pengungsi, menurut Hasmirah mencapai ribuan.

“Up date data pengungsi gempa di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene saja meliputi kelurahan Malunda 530 KK, Kelurahan Lamungan Batu 437 KK, Desa Kayuangin 340 KK, Desa Lombong 420 KK, Desa Lombong Timur 292 KK, Desa Meksel 278 KK, Desa Mekkatta 400 KK, Desa Maliaya 400 KK, Desa Bambangan 430 KK, Desa Lombang 300 KK, Desa Lombang Timur 274 KK dan Desa Salutahongan 320 KK,” papar Hasmirah.

Untuk diketahui, gempa dengan Magnitudo 5,9 terjadi pada hari Kamis (14/1/2021) pukul 14:35 WITA, lalu gempa susulan dengan Magnitudo 6,2 terjadi pada hari Jumat (15/1/2021) sekitar pukul 02:28 WITA.

(bti)