Cek Kesiapan Pelaku Pariwisata, ASPRIM Adakan Kopdar dan Explore Wisata Madura

69
Para peserta Kopdar melakukan diskusi di areal Pantai Sembilan Pulau Giligenting Sumenep, Selasa (22/9/2020) malam terkait persiapan pelaku pariwisata Madura di era New Normal. (foto: bustomi)

 

SUMENEP – Dunia pariwisata Indonesia sangat terpukul dengan wabah pandemi Covid-19 sehingga banyak pelaku pariwisata yang kebingungan dengan situasi yang ada. Apalagi menghadapi era New Normal tidak lantas semua bidang pariwisata dibuka oleh pemerintah terutama di daerah yang pemberlakuan buka tutupnya dikembalikan kepada pemerintah setempat.

Maka, dimulainya New Normal, dunia pariwisata harus berbenah dan tidak bisa seperti dulu lagi. Karena itu kreativitas dalam menjalankan usaha menjadi kunci dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal tersebut salah satunya dilakukan Asosiasi Pariwisata Madura (ASPRIM). Organisasi yang merupakan payung organisasi berbagai pegiat usaha pariwisata di Madura mengadakan Kopdar diantara para pengurus dengan mengunjungi beberapa tempat wisata. Tujuannya untuk mengecek apakah penerapan protokol kesehatan telah dilakukan.

“Ya kami mau melihat apakah teman teman yang terlibat di dunia pariwisata khususnya di Madura telah cukup siap dengan penerapan protokol kesehatan sebagai bentuk adaptasi baru bisnis pariwisata di tengah pandemi sekarang ini,” ujar Vicky Faisal selaku Ketua Umum ASPRIM, Rabu (23/9/2020).

Pemilik usaha pariwisata Madura Indah Wisata Tour and Travel ini menambahkan bahwa acara Kopdar juga dalam rangka silaturahim dan konsolidasi internal ASPRIM dimana mereka tidak bertemu sudah cukup lama sejak secara resmi Covid-19 diumumkan masuk ke Indonesia oleh Presiden Joko Widodo, 2 Maret 2020 silam.

Menurut pria asal Sampang itu, para pelaku pariwisata di Madura telah siap 100% untuk menyambut era New Normal dengan penerapan protokol kesehatan ketat.

“Kami sudah siap. Karena itu kami berharap pemerintah agar bisa berkolaborasi dengan ASPRIM dalam mempromosikan pariwisata Madura dan bisa dibuka kembali semua sektor seperti sedia kala” tandasnya mengakhiri keterangannya.

Untuk diketahui, selama dua hari sejak Selasa (22/9/2020) hingga hari ini, Rabu (23/9/2020) melakukan kunjungan sekaligus pengecekan kesiapan ke berbagai destinasi wisata di Madura seperti Resto Bebek Ole Olang di Bangkalan, RM Mahkota Indah di Sampang, Pantai Talangsiring di Pamekasan, Pantai Sembilan Pulau Giligenting, Goa Soekarno dan Slopeng Beach Resto di Sumenep dan Pantai Tlangoh Tanjungbumi serta Pasarean Syaichona Cholil di Bangkalan. 

Bahkan di Pantai Sembilan mereka melakukan diskusi dengan pengelola dan Kepala Desa setempat guna mendapatkan dan mengumpulkan aspirasi untuk dikomunikasikan kepada pemerintah.

(bus/bti)