Cara Unik KBRI Beograd Promosikan Budaya dan Pariwisata Indonesia

Panggung Bali Wonderland pada

Panggung Bali Wonderland pada Festival Budaya Indonesia di Beograd, Sabtu (26/8/2017) penuh sesak dengan penonton warga Serbia yang antusias tentang budaya dan pariwisata Indonesia.

BEOGRAD РSelama ini Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Beograd senantiasa mempromosikan budaya dan pariwisata Indonesia. Promosi tersebut dilakukan dengan berbagai cara, mulai dari partisipasi pada festival budaya, pameran pariwisata, promosi budaya ke sekolah-sekolah dan lain sebagainya.

Namun, kali ini Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia untuk Republik Serbia merangkap Montenegro, Harry R.J. Kandou, memilih cara yang tidak biasa. Perpaduan antara budaya tradisional dan modern menjadi konsep yang melandasi promosi budaya kali ini.

Nampaknya, Dubes Harry Kandou ingin menunjukkan kepada dunia internasional bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang modern namun tetap menjunjung tinggi akar budayanya.

Pada Sabtu (26/8/2017) di ikon kota Beograd, benteng Kalemegdan, KBRI Beograd bekerja sama dengan berbagai pihak di Serbia menyelenggarakan Festival Budaya Indonesia yang terdiri dari dua bagian.

Bagian pertama adalah Pasar Indonesia (pukul 19.00 – 22.00) dan bagian kedua adalah Festival Musik (Rave Party) Bali Wonderland.

Pasar Indonesia atau dalam bahasa Serbia disebut √Źndonezianska Piazza, diselenggarakan di Benteng Kalemegdan mulai dari pukul 19.00 – 22.00 waktu setempat. Tempat dengan kapasitas 4.000 orang penuh sesak oleh para pengunjung yang telah mengantri dari pukul 18.30.

Begitu entrance dibuka, lautan manusia langsung memenuhi tempat acara. Masyarakat kota Beograd begitu antusias untuk merasakan nuansa Indonesia yang kental dan mencicipi berbagai budaya Indonesia yang ada.

Pasar Indonesia diisi dengan berbagai tampilan budaya, promosi kuliner, serta promosi pariwisata. Mulai dari penampilan Liga Tari Krida Budaya yang spesial dihadirkan untuk menunjukkan kepiawaiannya dalam memainkan musik dan tari tradisional Indonesia.

Krida Budaya

Krida Budaya berisi pertunjukkan yang mempertontonkan kepiawaian menari tarian tradisional dan memainkan musik tradisional Indonesia pada Festival Budaya Indonesia di Benteng Kalemegdan, Beograd, Sabtu (26/8/2017) malam waktu setempat.

Setiap tarian yang ditampilkan selalu diikuti dengan tepuk tangan yang meriah dari para pengunjung yang rela berdesak-desakan untuk menonton.

Tidak hanya penampilan Krida Budaya, KBRI Beograd juga bekerjasama dengan Restoran Indonesia di Beograd untuk menyajikan kuliner Indonesia. Selain kuliner Indonesia, investor Indonesia, PT. Indofood, yang memiliki pabrik indomie di Serbia juga ikut hadir di pasar Indonesia untuk mempromosikan produknya dengan memberikan workshop cara memasak Indomie.

Meskipun sudah diisi oleh hal-hal di atas, KBRI Beograd masih merasa tidak puas, sehingga dihadirkan juga corner-corner lainnya, antara lain corner sanggar tari KBRI Beograd yang memberikan workshop tarian Indonesia, corner beasiswa Indonesia yang memberikan informasi kepada para pelajar yang hadir, corner pariwisata yang menunjukkan keindahan destinasi wisata Indonesia serta menjual paket-paket wisata dari tour operator di Serbia, corner Satria Nusantara yang mengajak pengunjung untuk mencoba senam pernapasan khas Indonesia tersebut, dan tentunya corner Qatar Airways yang menyediakan dua tiket gratis Beograd-Denpasar-Beograd bagi pengunjung yang beruntung.

Pada akhir acara, Duta Besar Harry Kandou melakukan penarikan undian dan dua orang warga Serbia yang beruntung dengan wajah sumringah naik ke atas panggung untuk menerima hadiah tiket tersebut.

Setelah Pasar Indonesia selesai pada pukul 22.00, acara masih dilanjutkan dengan festival musik Bali Wonderland yang menampilkan DJ ternama dari Belanda, DJ Dyro serta deretan DJ lainnya yang memainkan musik dengan genre Electronic Dance Music.

Meskipun para DJ memain musik yang sangat kekinian, namun visual effects yang ditampilkan sangat kental dengan nuansa budaya tradisional. Gambar wayang kulit, Leak Bali dan berbagai ikon budaya Indonesia menjadi andalan visual effects. Senjata andalan lainnya adalah tampilnya penari Bali pada saat penampilan para DJ tersebut. Bahkan penampilan Guest Star DJ Dyro juga diwarnai oleh tarian Bali yang berhasil membius para pengunjung untuk terus berjoget dengan penuh suka cita.

Acara yang seharusnya selesai pukul 05.00 terpaksa diperpanjang hingga pukul 07.00 karena para pengunjung yang berjumlah lebih dari 3000 orang tersebut masih terus memadati venue Bali Wonderful.

(Dasman Djamaluddin/bti))

author