Bawa Benda Mencurigakan, WNI Ditahan di Brunei

30

Data Paspor Rustawi Tomo Kabul
Data Paspor Rustawi Tomo Kabul

JAKARTA –  Rustawi Tomo Kabul, WNI asal Malang Jawa Timur yang hendak melaksanakan umroh ditahan pihak keamanan Brunei Darussalam. Sebelumnya, diberitakan bahwa ada 2 WNI lain yang ditahan pihak imigrasi Brunei tapi mereka tidak terbukti membawa barang yang diindikasikan berbahaya. Mereka berdua dilepaskan dan melanjutkan perjalanannya ke tanah suci untuk melanjutkan perjalanan umrohnya. Mereka tak terbukti membawa benda mencurigakan.

Sementara Rustawi ditahan karena menurut informasi pihak imigrasi Brunei, dia membawa peluru. Sampai berita ini diturunkan yang bersangkutan sudah dalam pantauan personel Badan Intelijen Negara (BIN).

Terkait kondisi tersebut, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Tedjo Edhy Purdjiatno angkat bicara. Menurut laporan yang diterima dari hasil investigasi awal yang dilakukan pihak BIN, Rustawi belum terindikasi terkait kelompok garis keras

“Sekarang, pimpinan BIN sedang memastikan soal yang bersangkutan (Rustawi). Tapi tidak ditemukan latar belakang kegiatan yang terkait masalah radikalisme,” ujar Tedjo di kantornya, Jakarta, Kamis (7/5).

Menurut laporan yang diterima Tedjo dari pihak BIN, belum ditemukan adanya unsur kesengajaan pria berusia 63 tahun itu membawa amunisi. Tidak juga tanda-tanda mencurigakan saat yang bersangkutan menggunakan biro perjalanan untuk umroh.

“Yang dibawa semacam peluru, bukan bahan peledak. Tidak ada simbol-simbol ISIS, tapi nanti akan dibongkar semua, bisa iya, bisa juga tidak,” pungkas Tedjo. (MSA/BTI)